JENIS IKAN HIAS MENARIK YANG TERDAPAT DI KABUPATEN BOGOR

ikan hias

Terdapat lebih dari 24 jenis ikan hias air tawar yang di budidayakan oleh warga  Kabupaten Bogor, tetapi terdapat 10 jenis ikan hias yang terkenal dan paling diminati oleh warga  Bogor. Produksi 10 jenis ikan hias ini juga terus semakin tinggi setiap tahunnya. Jenis ikan hias tadi adalah:


1. Ikan Cupang (Betta sp)


 

Ikan ini gampang mengikuti keadaan dengan lingkungannya. Ikan Cupang mampu hidup pada wadah kecil menggunakan volume air dan oksigen sedikit. Ikan Cupang selain menjadi ikan hias, tak jarang dijadikan sebagai ikan aduan. Ciri ikan ini secara umum badannya ramping, sisik kecil tetapi tebal, masih ada cekungan pada ujung badan sampai samping perut. Jenis ikan Cupang yang paling terkenal dikalangan para hobies di Kabupaten Bogor merupakan ikan Cupang Plakat. Cupang Plakat disukai lantaran keindahannya. Produksi ikan Cupang tahun 2016 di Kabupaten Bogor sebesar 35.088,53 RE dengan kisaran harga dipasaran Rp. 10.000-15.000,-. Tetapi untuk jenis-jenis eksklusif harganya mampu mencapai Rp. 250.000,-, dilihat berdasarkan prospeknya yang bagus, budidaya ikan Cupang mempunyai nilai ekonomis yang relatif tinggi.


2. Ikan Koki (Carrasius auratus)


Ikan ini masih satu keluarga dengan ikan mas, sehingga di warga  terkenal dengan sebutan Mas Koki. Ikan koki mempunyai ratusan jenis dengan variasi harga yang berbeda-beda. Kisaran harga ikan Koki yang terkenal di taraf pengecer di Kabupaten Bogor adalah kisaran Rp. 7.000 hingga Rp. 10.000. Ikan ini mempunyai karakteristik spesial   bersirip panjang dan mempunyai benjolan di bagian kepala. Semakin indah sirip dan warnanya, harganya semakin mahal. Produksi ikan koki dalam tahun 2016 mencapai 27.244,95 RE tersebar di 17 Kecamatan yang terdapat di Kabupaten Bogor. Daerah yang sangat potensial merupakan Parung, Kemang dan Tenjolaya.


3. Ikan Discus (Symphysodon discus)


Ikan Discus mempunyai keunikan yang menarik yaitu garis-garis tubuh yang melintang dari ujung kepala hingga ekor. Tetapi ikan ini mempunyai kelemahan yaitu tak jarang stress sebagai akibatnya ikan ini tak jarang terkena penyakit. Ikan Discus pertama kali ditemukan di Sungai Amazon. Suhu normal yang diperlukan pada pemeliharaan ikan Discus merupakan 27-32°C. Sehingga buat menjaga suhu nya dibutuhkan beberapa perlengkapan misalnya heater buat menjaga kestabilan suhu pada aquarium. Produksi Ikan Discus di Kabupaten Bogor dalam tahun 2016 mencapai 24.231,46 RE, dengan kisaran harga jual di taraf pengecer kurang lebih Rp.50.000-Rp.60.000.

 Baca Juga : Budidaya ikan hias

4. Ikan Manfish


 

Ikan Manfish terkenal dengan sebutan Angel Fish. Ikan ini tergolong keluarga Chiclidae. Ikan ini bersifat omnivora, sehingga pakannya sangat gampang. Ikan Manfish dikenal relatif peka terhadap agresi penyakit, penjagaan terhadap mutu air sangat diperlukan. Ikan ini mempunyai gerakan yang sangat tenang, misalnya melayang-layang di air. Bentuknya seperti anak panah dan mempunyai warna yang berbeda-beda. Habitat asli ikan manfish berada di perairan Amazon, Brazil, Columbia dan Peru. Produksi Ikan Manfish di Kabupaten bogor tahun 2016 mencapai 23.075,69 RE dengan kisaran harga Rp. 7.500-Rp. 8.000,-. Secara ekonomis ikan ini mempunyai nilai ekonomis yang relatif tinggi dan permintaan terhadap ikan ini relatif banyak.


5. Ikan Neon Tetra (Paracheirodon innesi)


 

Ikan Neon mempunyai beberapa jenis diantaranya Neon Tetra Albino, Neon Api, Black Neon, Neon Blue Eyes, dll. Dari seluruh jenis tadi, paling terkenal adalah ikan Neon Tetra. Kisaran harga di taraf pengecer dalam tahun 2016 di pasar Ikan Hias di Kabupaten Bogor berada diantara Rp. 2000 hingga Rp. 2.500,-. Ikan yang berasal dari Amerika Tengah ini mempunyai warna merah menonjol di bagian belakang, sedangkan tubuh atas dan bawah bagian depan berwarna biru kehijauan. Tetra termasuk ikan yang tahan terhadap penyakit, sebagai akibatnya mudah untuk dibudidayakan. Permintaan ekspor ikan Neon Tetra semakin semakin tinggi setiap tahunnya, maka budidaya ikan ini sangat prosfektif dimasa yang akan datang.


6. Ikan Guppy (Poecilia reticulata)


Ikan ini mempunyai banyak jenis, tersebar di aneka macam negara. ikan Guppy mempunyai gaya yang sangat unik dan spesial   sehingga ikan ini tak jarang dicari oleh hobies ikan hias. Selain berdasarkan warnanya yang unik dan cantik, ikan ini relatif gampang pada pemeliharaannya, tidak memerlukan perawatan yang khusus dan bisa menghasilkan ekor anakan pada sekali pembiakan. Produksi ikan Guppy di Kabupaten Bogor sepanjang tahun 2016 mencapai 14.304,38 RE menggunakan kisaran harga di pasar ikan hias merupakan Rp. 3.000 – Rp. 4.000,-.

 Baca Juga : Budidaya ikan hias

7. Ikan Corydoras (Corydoras aenes)


Ikan ini mempunyai banyak spesies termasuk pada famili Callichthyidae. Secara penampakan ini hampir sama dengan ikan Botia dari Sumatera, tubuhnya sedikit pendek dan sisi pundaknya relatif tinggi. Ikan ini berwarna kuning agak coklat pada bagian badannya dan coklat kemerahan pada bagian punggung. Sedangkan siripnya berwarna abu-abu. Saat ini spesies yang banyak dijumpai merupakan albino. Produksi ikan Corydoras di Kabupaten Bogor sampai akhir tahun 2016 terdapat kurang lebih 12.748,16 RE, menggunakan kisaran harga di taraf pengecer merupakan Rp. 2.000 – Rp. 2.500,-


8. Ikan Black Gosht (Apteronus albifrons)


ikan black ghost dikenal juga menggunakan nama ikan bendera, karena ketika ikan black ghost berenang tubuhnya seperti bendera yang berkibar tertiup angin. Warna ikan ini semuanya hitam, kecuali bagian ekor terdapat lilitan berwana putih. Merawat ikan ini pun relatif gampang, tidak memerlukan penanganan khusus. Ikan ini sanggup dicampur dengan ikan lainnya sehingga mampu menabah estetika akuarium. Harga ikan Black Ghost dipasaran merupakan Rp. 8.500 – Rp. 10.000,- tergantung ukurannya. Produksi di Kabupaten Bogor dalam tahun 2016 mencapai 12.431,24 RE.


9. Ikan Koi (Cyprinus carpio L)


pecinta ikan Koi sangat tinggi, sehingga peluang buat dijadikan bisnis sangat luas. Berbeda dengan jenis ikan hias lainnya yang umumnya dibudidayakan di akuarium, ikan Koi lebih hias yang cocok dikembangkan di kolam, lantaran ikan ini mempunyai estetika apabila dilihat dari atas. Selain itu, ikan ini memerlukan ruang gerak yang bebas sehingga membutuhkan ruang yang luas. Perkembangan ikan Koi di Kabupaten Bogor tergolong cepat, meskipun sebagian besar terdapat dikirim dari wilayah Blitar dan Sukabumi. Produksi ikan Koi di Kabupaten Bogor mencapai 9.374,20 RE selama tahun 2016. Kisaran harga ikan Koi relatif tinggi yaitu berada dikisaran Rp. 100.000 sampai Rp. 250.000 bahkan lebih, tergantung jenis dan ukurannya.

 Baca Juga : Budidaya ikan hias

10. Ikan Red Nose Tetra (Hemigrammus bleheri)


 Ciri spesial   ikan ini merupakan warna merah di sekitar mulutnya sampai menutupi insang. Tubuhnya pipih memanjang dan tampak ramping dengan warna semua tubuh mengkilap keperakan. Produksi ikan Red Nose Tetra di Kabupaten Bogor dalam tahun 2016 sebesar 7.324,78 RE. Harga per ekor jenis ikan ini berada di kisaraan Rp. 2000-Rp. 2.500