CIRI-CIRI DAN JENIS IKAN KOMET YANG BEREDAR DI INDONESIA

ikan komet

Bagi yang sedang mencari ikan hias air tawar buat mengisi akuarium, mungkin ikan komet bisa dijadikan pilihan. Ikan komet merupakan salah satu ikan hias murah dan gampang perawatannya.


Ikan komet mempunyai bentuk seperti dengan ikan mas koki, terutama dilihat berdasarkan ukuran ekornya yang panjang, berkibar, dan berwarna putih. Akan tetapi ikan menggunakan nama latin Carassius auratus ini sejatinya tidak selaras dengan ikan mas tersebut.


Selain menjadi ikan peliharaan di akuarium, ikan ini pula dibudidayakan. Bahkan pada perkembangannya, ikan komet pula disilangkan dengan ikan mas atau ikan lainnya supaya membuat varian baru dengan keunikan dan keunggulan tertentu.


Ikan komet pula disebut ikan mas biasa. Penamaan ini merujuk dalam nama ikan ini dalam bahasa Inggirs, yaitu Goldfish.


Ikan komet berasal dari daerah Asia Timur. Ikan ini mulai dikenal kurang lebih 1.000 tahun lalu pada masa Tiongkok Kuno. Awalnya, ikan ini dipelihara buat dijadikan bahan pangan. Ikan ini dikembangbiakan menggunakan teknik akuakultur.


Ikan komet mulai dijadikan sebagai ikan hias dan dipelihara di kolam atau taman air kira-kira 200 tahun kemudian, tepatnya dalam masa Dinasti Tang di tahun 618 hingga 907. Pada masa tadi, manusia sudah mengembangbiakkan dan melakukan persilangan supaya membuat ikan dengan warna jingga kekuningan atau lebih mendekati warna emas.

Baca Juga : Jenis Jenis Ikan Sili Yang beredar di Indonesia

Di daerah asal aslinya, warna emas sangat jarang ada lantaran warnanya terlalu mencolok dan cenderung menarik perhatian predator. Pada masa Dinasti Tang, manusia mulai penekanan mengembangkan ikan komet berwarna emas daripada warna kelabu atau keperakan.


Ikan berwarna keemasan ini kemudian menjadi pajangan di area atau ruangan penyambutan tamu. Sebelum adanya akuarium, ikan akan dipamerkan menggunakan menempatkannya dalam wadah yang lebih mini   supaya buat diperlihatkan pada para tamu.


Di masa selanjutnya, yakni Dinasti Song antara tahun 960 hingga 1279, dibangunlah kolam spesifik untuk memelihara ikan komet berwarna merah dan emas. Selain itu, dibuat juga aturan bahwa masyarakat di luar keluarga kerajaan tidak boleh memelihara ikan komet dengan ke 2 warna tadi. Sebab warna kuning atau emas adalah warna kekaisaran Tiongkok.


Ikan komet mulai dipelihara di dalam ruangan dalam masa Dinasti Ming antara tahun 1368 hingga 1644. Menurut catatan berdasarkan masa Dinasti Ming, muncuil varietas ikan mas komet berekor ganda untuk pertama kalinya.


Ikan komet selanjutnya diperkenalkan ke Jepang dalam tahun 1603. Delapan tahun kemudian, tepatnya dalam tahun 1611, ikan ini pula disebarkan ke Portugal. Dari Portugal, ikan komet kemudian menyebar ke beberapa negara lain di Eropa.


Sama halnya dengan di Tiongkok Kuno, ikan ini pula sempat dianggap sebagai ikan bergengsi di Eropa. Ikan ini sering menjadi hadiah dari seseorang suami buat istrinya di ulang tahun pertama pernikahan menjadi lambang keberuntungan dan kemakmuran.


Tetapi karena gampang dibudidayakan, populasi ikan komet pun semakin banyak dan kehilangan gengsinya. Selanjutnya, ikan ini beredar ke Amerika Serikat pada tahun 1800-an dan menjadi sangat populer di abad ke-19.

Baca Juga : Jenis Jenis Ikan Sili Yang beredar di Indonesia

Ciri dan Morfologi

Ikan komet mempunyai karakteristik-karakteristik fisik berbeda-beda sesuai varietasnya. Tetapi secara umum, morfologinya merupakan sebagai berikut:


* Berwarna jingga kemerahan atau kuning ke jingga

* Tekstur sisiknya sangat halus dan rata, oleh karenanya gampang diketahui apabila ikan ini terkena parasit atau infeksi yang menjadikan sisiknya kasar

* Bentuk ekor melebar dan akan berkibar ketika bergerak, sehingga ikan komet ini terlihat cantik ketika berenang



Nah, bagi yang ingin memelihara ikan ini di aquarium ataupun kolam, berikut merupakan jenis-jenis yang bisa dijadikan pilihan, yaitu:


1. Slayer

Komet slayer merupakan ikan mas komet populer dan banyak dipelihara oleh pecinta ikan hias lantaran harganya terjangkau. Ikan ini umumnya dijual kurang lebih Rp 5 ribu hingga Rp 30 ribu. Ciri utama ikan slayer merupakan warna merah sampai bagian ekor dan siripnya.


2. Sara

Ikan ini dijual antara harga Rp 5 ribu hingga Rp 15 ribu. Ikan komet sara dipelihara lantaran warna kombinasinya yang unik, yaitu badan berwarna putih dengan bercak dibagian bawah, dan warna merah di area kepala. Selain itu, biasanya komet sara mempunyai ekor bercabang.


3. Sarasa

Harga ikan ini sangat terjangkau, hanya kurang lebih Rp 3 ribu hingga Rp 25 ribu. Para penyuka ikan terutama anak-anak sangat menyukai ikan ini. Karakteristik tubuhnya ukuran besar dan adanya ekor panjang menjuntai.


4. Rain Garden

Berbeda dengan ikan komet yang umumnya berwarna-warni, ikan rain garden biasanya berwarna putih gelap. Meski begitu, warna dan bentuknya tetap menarik buat dijadikan ikan hias di rumah. Di pedagang ikan hias, ikan ini dijual seharga Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu.

Baca Juga : Jenis Jenis Ikan Sili Yang beredar di Indonesia

5. Komet Harimau

Dinamakan demikian lantaran corak warna tubuhnya belang seperti harimau, yakni berwarna kombinasi putih dan kuning. Keunikan warna ini menjadikan ikan komet harimau banyak dicari oleh para kolektor ikan. Ikan ini tergolong langka sehingga harga cenderung mahal, yaitu kurang lebih Rp 40 ribu sampai Rp 75 ribu.


6. Shubunkin

Ikan shubunkin mempunyai ekor bercabang yang menarik. Selain itu, corak tubuhnya pula unik, lantaran terdiri dari warna merah, oranye, putih dan hitam. Harga jual ikan ini kurang lebih Rp 10 ribu sampai Rp 40 ribu.


7. Tanch

Komet tanch bentuknya mirip misalnya ikan koi tanco. Kemiripan tadi terletak pada bentuk tubuh dan kepalanya yang berwarna merah. Akan tetapi, apabila kita jeli melihatnya maka akan memahami apabila koi tanco berekor tunggal dan komet tanch berekor cabang. Harga ikan komet tanch sangat terjangkau, yakni Rp 10 ribu hingga Rp Rp 40 ribu.


8. Pancawarna

Ikan ini mempunyan kombinasi warna yang sangat padat. Komet pancawarna warna tubuhnya terdiri dari campuran lima warna tidak sama. Meski mempunyai keunikan berupa warnanya yang beragam, tetapi harganya murah, yakni kurang lebih Rp 5 ribu hingga Rp 30 ribu.


9. Komet Hitam Putih

Jika ikan komet lain didominasi warna-warna cerah, jenis ini justru berwarna gelap dengan bentuk ekor bercabang. Keindahan ikan akan nampak apabila dilihat dari atas, sehingga cocok dijadikan peliharaan di kolam. Harga pasarannya kurang lebih Rp 10 ribu sampai Rp 40 ribu per ekor.


10. Komet Hitam

Jika sebelumnya terdapat jenis komet berwarna putih, maka terdapat juga ikan komet berwarna hitam. Ikan seharga Rp 10 ribu hingga Rp 40 ribu ini didominasi warna hitam mulai dari tubuh sampai ekornya.