CARA MEMBUDIDAYAKAN IKAN BADUT

ikan badut

Ikan Giru, Ikan Badut atau Clownfish adalah salah satu jenis ikan air laut. Terdapat kurang lebih 20 jenis ikan badut lebih dan harganya mampu mencapai diatas 1 juta rupiah per ekor bila kualitas terbaik. Banyak orang menyebut ikan ini dengan ikan nemo lantaran ikan ini menjadi tokoh pada film finding nemo.


> Klasifikasi Ilmiah Ikan Badut

Kingdom: Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Actinopterygii

Ordo: Perciformes

Famili: Pomacentridae

Subfamili: Amphiprioninae


Di habitat aslinya, ikan badut bersimbiosis dengan anemon laut. Anemon laut ini akan melindungi ikan badut dari pemangsa dan ikan badut akan membersihkan anemon menggunakan sisa-sisa makanan anemon.


Lantaran warna ikan ini yang cerah berwarna kuning, jingga, kemerahan atau kehitaman. Spesies terbesar mencapai panjang 18 cm, sementara yang terkecil hanya 6. Berikut cara budidaya ikan badut:

Baca juga: Cara Budiday Ikan Hias Agar Untung Maksimal

Cara Pemijahan Ikan Badut

Pemijahan dilakukan dengan memasukkan indukan jantan dan indukan betina yang telah berumur kurang lebih 5-6 bulan. Dalam aquarium dengan debit air 100 liter ditambahkan indukan jantan dan berina sekitar 6 ekor.


Agar pemijahan berjalan dengan baik, pada aquarium dimasukkan tumbuh-tumbuhan atau anemon laut yang disusun indah dan senyaman mungkin apabila perlu dibuat seolah-olah misalnya habitat aslinya.


Selama masa pemijahan, beri pakan yang disukai ikan badut yaitu misalnya pelet, udang kecil artemia atau plankton.


Setelah ikan badut menemukan pasangannya, maka proses perkawinan akan terjadi. Ketika telah mulai bertelur, maka indukan jantan dan indukan betina ikan badut akan membersihkan substrat yang terdapat dalam anemon atau tanaman  yang terdapat pada aquarium untuk meletakkan telur-telur tadi.


Telur-telur ikan badut akan diletakkan dengan rapi dalam anemon yang terdapat pada aquarium oleh indukan betina. Setelah kurang lebih 10 hari maka telur-telur ikan badut tadi akan menetas dan siap untuk dipanen larva-nya. Larva yang menetas mampu mencapai 300 ekor larva ikan badut.


Pemeliharaan dan Pembesaran Larva Ikan Badut

Setelah larva menetas, maka larva dapat dipindahkan dari indukan. Dalam 100 liter air dapat ditempatkan kurang lebih ekor larva.


Pemindahan larva ini dilakukan dengan memakai serok yang halus. Larva-larva ikan badut tadi diberi pakan berupa plankton yang disesuaikan dengan ukuran mulut larva ikan tadi, makanan tadi bisa berupa branchionus, kopepoda, nauplii, artemia, diaphanosoma dan pula pelet. apabila larva telah menjadi ikan dewasa maka dapat dilatih dengan pakan pelet.


Hal tadi lantaran nutrisi yang dibutuhkan oleh ikan badut dewasa cenderung lebih sedikit dibandingkan pada waktu masih larva. Perbandingan pemberian pelet dan pakan hidup misalnya plankton dan lain sebagainya yaitu 75%:25%

Baca juga: Cara Budiday Ikan Hias Agar Untung Maksimal

Perawatan Ikan Badut Dewasa

Setelah ikan badut mulai dewasa, lakukan perawatan dengan benar. Ganti air kolam secara rutin minimal sehari sekali dengan membuang kira-kira sebesar 20ri debit air tersebut dan ganti menggunakan air yang baru. Lakukan pemberian pakan secara rutin yaitu sebanyak tiga kali sehari atau apabila diperlukan, tergantung kebutuhan ikan tersebut.


Semakin sering memberikan pakan pada ikan, maka pencucian aquarium pula akan semakin sering. Jangan lupa berikan tanaman  air atau anemon pada aquarium untuk tempat bersembunyi ikan badut waktu bermain dan supaya pertumbuhan dan kesehatan ikan tetap terjaga dan juga seolah mereka berada pada tempat asli.