KELINCI

Anda yang ingin terjun di dalam usaha peternakan kelinci tentu saja sangat menginginkan mengembangkan bisnis ternak kelinciuntuk menambah kualitas dan cakupan pasar yang lebih luas.

Maka itu untuk anda yang ingin memuali atau yang sudah punyai peternakan kelinci, tentu tersedia beberapa prospek menarik diantaranya berikut:

a. Permintaan daging kelinci akan ikut meningkat seiring dengan banyaknya ragam kuliner yang bisa menjadi peluang para peternak kelinci.

b. anda juga bisa mengembangkan potensi bisnis kelinci anakan yang dijual ulang untuk para peternak

c. Termasuk hewan ternak yang ringan perawatannya dan bisa dikembangkan untuk skala besar, pastinya ditunjang bersama perawatan yang tepat

d. Perawatan yang pas inilah pastinya menjadi salah satu perihal perlu yang dulur perhatikan di dalam menambah kualitas daging kelinci nantinya.


Pemilihan Indukan bibit Kelinci

Tidak heran memang banyak jenis kelinci yang bisa anda pilih untuk mengawali budidaya, tapi jenis kelinci pedaging yang memang cocok untuk proses penggemukkan dagingnya. Salah satunya jenis kelinci pedaging yang cepat besar adalah sepeti ini:

New Zealend

Flemish Giant

Dutsh

Jika dulur sudah menentukkan jenis yang pas untuk membuat peternakan, maka anda juga perlu mengetahui beberapa ciri yang pas untuk memilih bakalan bibit kelinci yang bagus. Ini menjadi perihal yang harus anda utamakan, terlebih lagi dalam proses perkembangbiakan kelinci yang sehat akan melahirkan anakan yang bagus juga. Berikut ini beberapa ciri bibit anakan kelinci yang bagus untuk dipilih:

Umur 5 – 6 bulan hingga 1 tahun (usia poduktif)

Gerakan gesit, tegap, bulu halus, tidak rontok, tidak nampak kurus

Pandangan mata tajam tidak mengeluarkan air mata, hidung bersih dan kering

Nafsu makan bagus

Bagian saluran kencing dan anus tidak kotor dan juga kering


Menyiapkan Lokasi Kandang Kelinci

Kandang menjadi hal penting ke berikutnya yang harus anda perhatikan, tidak cuman itu anda harus mengetahui terkait penentuan lokasi kandang untuk beternak kelinci sebagai berikut:

suhu  15 – 20°c

sirkulasi udara lancer

pencahayaan mampu secara maksimal bersama idealnya 12 jam

terhindar dari hewan pemangsa.

Sesuai kebutuhannya juga, penentuan tipe kandang termasuk harus dipertimbangkan. Terlebih jikalau anda menyesuaikan termasuk bersama tipe kelinci yang dipilih sampai terhadap banyaknya kelinci yang bakal dipelihara.

Memisahkan Jenis Kelamin Kelinci

Untuk anda yang telah menentukkan varietas berasal dari kelinci pedaging yang dipilih, pasti dulur perlu bisa membedakan type kelamin kelinci agar pada saat melakukan perkawinan tidak ada kesalahan. Maka untuk membedakan type kelamin cukuplah mudah dengan cara menyaksikan fisik dengan jeli dan teliti. Salah satunya ada beberapa langkah untuk membedakan dengan melihat anggota bawah atau kemaluan kelinci,berikut ciri-cirinya:

Jantan : terdapat dua testikel di atas anusnya, jarak antara kelamin dan anus jauh

Betina : alat kelamin rata dan terdapat lubang, jarak antara kelamin dan anus berjauhan


Mengawinkan Kelinci

Setelah itu tahapan yang harus dulur mencermati yaitu tahapan perkembangbiakan. Kelinci tergolong hewan yang ringan dan ringan sekali untuk bunting. Oleh gara-gara itu harus terdapatnya pengaturan didalam jaman kebuntingan. Perkawinan terhadap kelinci dapat berlangsung secara alami atau buatan. Perkawinan secara alami peternak cuma sedia kan jantan didalam kandang betina dan dapat berlangsung perkawinan. Untuk kelinci betina dapat di kawinkan jika sudah berumur 5 bulan. Bila di kawinkan terlalu muda dapat membuat problem kesehatan reproduksi dan resiko kematian anak yang tinggi. Siklus birahi terhadap kelinci betina 16-18 hari. Tanda birahi terhadap kelinci betina yaitu nafsu makan menurun, kelihatan gelisah, lebih agresif, condong diam jika di naiki oleh pejantan sebaliknya jika betina bunting condong mencegah jika inginkan di naiki oleh pejantan.